Selasa, 18 September 2007

Apalah...

Adakalanya kita harus menerima kenyataan yang menyesakkan hati. Kenyataan yang jauh dari angan kita, kenyataan yang mungkin tak pernah terpikir oleh kita. Suatu kenyataan pahit, yang takkan dapat kita pungkiri, yang takkan dapat kita ingkari. Ya inilah hidup!! Tak selamanya sebuah kenyataan itu manis menurut kita, tapi yakinlah bahwa semua yang terjadi pada diri kita adalah yang terbaik dari-Nya atau kata orang bijak setiap kejadian ada hikmahnya.
Dalam Al-Quran juga banyak ayat yang menerangkan bahwa setiap kejadian yang boleh jadi menurut kita buruk adalah baik disisi Allah SWT. Sebaliknya, boleh jadi sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Kini dan sampai kapanpun kita hanya akan bisa berandai-andai, kira-mengira, tebak-menebak, dan lain sebagainya. Karena memang kita hanya mengetahui apa yang terjadi saat ini dan kemarin, tapi kita takkan pernah tahu apa yang kan terjadi esok atau nanti.
Tak perlu kita sesali apa yang telah terjadi, tak perlu kita sesali semua yang kita ingkari. Orang bijak berkata “hidup ini adalah pilihan” jadi tak perlu kita menyesali apa yang kita ingkari. Tetapi yakini apa yang terjadi padamu saat ini adalah pilihan dari-Nya. Karena tadi, belum tentu apa yang kita ingkari tadi baik menurut Allah SWT.
Jangan bersedih jika hidup selalu serba kekurangan. Ambang batas kecukupan itu tidak ada. Manusia yang menyebut ini kurang, ini lebih. Tetapi kita yang tahu seberapa kadar yang kita butuhkan, berapa

Buah Dari Sebuah Kegagalan

Dalam khayalan sering aku terhanyut dalam buaian angan yang panjang. Angan yang jauh dari logika dan kemampuanku. Namun aku merasa ada suatu energi yang terus mendorongku untuk terus berkhayal. Jiwa seakan dibawa terbang olehnya, hati dibuat begitu damai, hidup pun jauh dari duka.
Selama ini kita merasa hidup ini tak adil, kita melihat mereka gembira, berlimpa harta, mempunyai tahta dan kuasa. Tapi apa yang ada pada diri ini? Hanya kehampaan, hanya penderitaan, dan semua yang tak pernah indah. Ya, memang hidup begitu adanya. Tapi yakini bahwa hidup ini ditentukan tidak hanya proses tetapi juga hasil dari proses perjalanan hidup kita. Ibarat sebuah skenario dalam sebuah film, hidup ini tak akan pernah jauh berbeda antara satu dan yang lain. Ketika yang lain kebagian peran yang membahagiakan mungkn kita harus rela menerima peran yang penuh dengan siksaan dan penderitaan.
Dalam setiap peran hanya ada dua kemungkinan, yang pertama peran yang menggembirakan. Endingnya pasti kalau tidak tetap menjadi peran yang menggembirakan atau kita sebut dengan happy ending, atau yang berakhir dengan sebuah kepiluan bahkan sebuah pernderitaan atau yang kita sebut dengan sad ending. Demikian pula dengan peran ‘sengsara’ kalau tidak berakhir indah (happy ending) pasti berakhir derita (sad ending).
Dari peran-peran dan segala kemungkinan tersebut, kita masih dapat menentukan mana peran yang harus kita pilih. Sebagai manusia yang mempunyai pikiran harusnya kita memilih peran yang pertama, yaitu peran bahagia yang berakhir pula dengan kebahagiaan. Namun segala sesuatu pasti ada resikonya, ketika kita telah meyakinkan hati tuk memilih peran bahagia berarti kita harus siap untuk mendapatkan fitnah-fitnah di dunia. Begitu juga di akhirat, kita harus siap dengan hisab yang lebih banyak karena apa yang kita miliki di dunia.
Jadi, mulai sekarang berfikirlah untuk mengatakan hidup ini tak adil. Allah menciptakan segala sesuatu penuh dengan pertimbangan dan tak ada satupun yang tak bernilai atau tak bermanfaat kecuali diri kita sendiri yang merasa tak berarti. Jangan pernah sesali hidupmu, semua yang terjadi pada diri kita hari ini, yang telah lalu atau yang akan datang telah Allah tuliskan ribuan tahun sebelum kita dilahirkan di bumi ini.
Berfikrlah bahwa apa yang telah terjadi pada kita adalah sesuatu yang terbaik yang diberikan Allah kepada kita. Ambil hikmah dari setiap kejadian yang terjadi, itu akan jauh mendewasakan diri kita. Ketika kita merasa melakukan sesuatu kesalahan, jangan pernah ulangi kesalahan itu. Akan juah lebih terhina orang yang masuk dua kali dalam satu lubang yang sama, tetapi juah lebih hina orang yang tak pernah masuk lubang karena tak pernah mencoba.
Sebuah kegagalan itu akan ada ketika kita telah mencoba sesuatu itu. Ketika kita tak pernah merasakan kegagalan berarti kita tak pernah mau mencoba. Orang yang seperti inilah yang tak akan pernah bisa maju sampai dia mau untuk mencoba. Thomas Alfa Edison penemu bohlam pernah lebih dari seribu kali merasakan kegagalan, Emha Ainun Naijib atau yang akrab disapa Cak Nun ratusan kali tulisannya ditolak oleh berbagai penerbit maupun surat kabar. Namun sekarang menjadi sastrawan yang sangat disegani. Dan masih banyak lagi contoh baik personal maupun kelompok yang mempunyai cerita kegagalan karena mereka mau untuk mencoba. Lalu, apa yang harus kita takutkan untuk gagal. Orang bijak berkata ‘kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.’ Ini memang bukan firman Allah ataupun hadits Rasul, tetapi tak ada salahnya kita renungkan. Bahwa dalam setiap kegagalan yang kita alami hari ini ada kesuksesan yang sangat besar di hari esok.
Tulisan ini bukan untuk menggurui teman-teman maupun pembaca yang lain. Tetapi ini adalah sebuah ungkapan tulus dari apa yang aku rasakan.

Di depan komputer, 17 Sept 07


Ketika fajar mulai menyingsing
~zhi adja~
lelaki apa adanya

Senin, 10 September 2007

ini hidup bung!!!

Aku kan langkahkan kakiku diatas jalan yang telah tuhan tunjukkan kepadaku. Takkan kuhiraukan apa katamu, kan kuabaikan semua maumu, takkan kupedulikan semua ratyanmu. Mungkin kau bilang aku munafik, aku setan, dan makian-maki-an lainnya. Takkan kupedulikan smeua itu. Karena aku kan terus melangkah dengan jalanku, dengan jalan yang telah Allah tunjukkan padaku.

Hanya sebait dua bait yang mampu kutulis, tetapi aku kan datang tuk kalahkan ribuan bait yang kau punya. Sombong katamu, tapi tidak bagiku. Ini adalah ungkapan rasa optimisku tuk kalahkan semua lawanku, tuk kalahkan semua yang menghadangku. Aku yakin bisa selama aku mengikuti jalan yang telah Allah tunjukkan padaku.

Mungkin hanya caci dan makian yang keluar dari mulutmu untukku saat ini. Tapi semua itu akan berubah menjadi sanjungan dan pujian ketika kau benar-benar mengerti arti hidupmu, ketika kau mengerti arti sebuah kekalahan.

Kau bilang hidup ini indah, maka nikmatilah. Tetapi tidak bagiku. Hidup ini palsu, semua yang ditawarkan dunia hanya sesuatu yang palsu, sesuatu yang semu, takkan pernah abadi. Ketika kau bertemu dengan wanita kau bilang cantik sekali ia, tetapi ketika kau bertemu dengannya sepuluh tahun lagi maka kau pasti katakan, tak secantik dulu. Abadikah hidup ini?????

Dalam hidup ini kau kan temukan bermacam-macam suasana, kadang gembira, kadang nestapa. Itulah hidup didunia. Tak ada kegembiraan yang pasti. Tak ada pula nestapa yang berujung. Semua pasti menuju akhir, termasuk tempatmu berpijak ini. Tak selamanya akan menjadi pijakan.

Aku teringat dengan sebuah nasehat. Nasehat yang menurutku sangat bijak. Nasehat itu berbunyi “baju boleh murah, kusam, jelek. Tetapi tidak harga diri.” Nasehat ini keluar dari seorang yang aku baru pertama kali bertemu dengannya. Namun nasehat itu selalu terpatri dibenakku. Buat apa pakaian yang melekat mahal harganya, jika tak punya harga diri. Untuk apa baju mewah tetapi hidup penuh nestapa. Inilah hidup.


zhiey
pria sederhana

ini hidup bung

Aku kan langkahkan kakiku diatas jalan yang telah tuhan tunjukkan kepadaku. Takkan kuhiraukan apa katamu, kan kuabaikan semua maumu, takkan kupedulikan semua ratyanmu. Mungkin kau bilang aku munafik, aku setan, dan makian-maki-an lainnya. Takkan kupedulikan smeua itu. Karena aku kan terus melangkah dengan jalanku, dengan jalan yang telah Allah tunjukkan padaku.

Hanya sebait dua bait yang mampu kutulis, tetapi aku kan datang tuk kalahkan ribuan bait yang kau punya. Sombong katamu, tapi tidak bagiku. Ini adalah ungkapan rasa optimisku tuk kalahkan semua lawanku, tuk kalahkan semua yang menghadangku. Aku yakin bisa selama aku mengikuti jalan yang telah Allah tunjukkan padaku.

Mungkin hanya caci dan makian yang keluar dari mulutmu untukku saat ini. Tapi semua itu akan berubah menjadi sanjungan dan pujian ketika kau benar-benar mengerti arti hidupmu, ketika kau mengerti arti sebuah kekalahan.

Kau bilang hidup ini indah, maka nikmatilah. Tetapi tidak bagiku. Hidup ini palsu, semua yang ditawarkan dunia hanya sesuatu yang palsu, sesuatu yang semu, takkan pernah abadi. Ketika kau bertemu dengan wanita kau bilang cantik sekali ia, tetapi ketika kau bertemu dengannya sepuluh tahun lagi maka kau pasti katakan, tak secantik dulu. Abadikah hidup ini?????

Dalam hidup ini kau kan temukan bermacam-macam suasana, kadang gembira, kadang nestapa. Itulah hidup didunia. Tak ada kegembiraan yang pasti. Tak ada pula nestapa yang berujung. Semua pasti menuju akhir, termasuk tempatmu berpijak ini. Tak selamanya akan menjadi pijakan.

Aku teringat dengan sebuah nasehat. Nasehat yang menurutku sangat bijak. Nasehat itu berbunyi “baju boleh murah, kusam, jelek. Tetapi tidak harga diri.” Nasehat ini keluar dari seorang yang aku baru pertama kali bertemu dengannya. Namun nasehat itu selalu terpatri dibenakku. Buat apa pakaian yang melekat mahal harganya, jika tak punya harga diri. Untuk apa baju mewah tetapi hidup penuh nestapa. Inilah hidup.


zhiey
pria sederhana

sedang patah hati

Entah apa yang kurasa, keresahan yang aku alami kini bukan lagi sebuah prasangka, tetapi telah nyata adanya. Lama aku memndam rasa mencoba tuk selalu setia, menunggu hingga waktu itu tiba, namun ternyata semua berbeda. Harapanku telah sirna, angan tuk merajut cinta tuk selalu bersama kini telah musnah. Aku tak tahu harus bagaimana, tak pernah aku sangka semua begini adanya.

Sebenarnya aku sudah punya firasat, entah kenapa akhir-akhir ini (tepatnya minggu-minggu sebelum dia mengatakan ada yang special di hatinya) aku sangat senang dengan lagu-lagu tentang perpisahan mulai dari lagu Berhenti Berharap-nya Sheila On 7 hingga yang tergress lagu Bersama Bintang-nya Drive dan masih banyak lagi lagu-lagu perpisahan yang aku denger sampai-sampai lagu-lagu itu menjadi top 25 di iPodku.

Memang sebenarnya sudah lama aku suka lagu yang mellow daripada lagu yang iramanya keras. Aku lebih suka dengan lagu-lagu yang menyentuh hati hingga kadang membuatku menangis. Maka dari itu aku sangat senang dengan lagu-lagu PADI, Sheila On 7, Letto, dan band/penyanyi yang lyric-lyric lagunya mellow.

Ya, mengutip bait lagu Bersama Bintang “perpisahan bukanlah duka meski harus menyisakan luka”. Aku harus tetap tegar menghadapi ini, toh masih ada harapan tuk bersamanya, dengan izin dari-Nya.

Kini, aku tak tahu apa yang harus kulakukan, melupakannya sebagai seorang yang aku nanti atau terus menunggu hingga waktu tak lagi mengizinkanku tuk menunggunya. Hati kecilku berbisik tuk terus menantinya, tapi apakah aku harus menunggunya terluka? Hingga aku dapat bersua kembali dengannya?? Entahlah, biar waktu yang menjawab semua gelisah hatiku.

Aku tak ingin lebih jauh mengkhayal juga tak mau mengandai-andai, aku hanya berharap jalan yang ditempuh adalah jalan yang terbaik buatnya. Semoga bahagia selalu bersamanya, tak ada lagi tangisan pilu yang menetes di pipinya, hanya kedamaian yang menyelimutinya.

Selamat tinggal kekasih... jejak langkahmu bersama kenangan-kenangan masa lalu takkkan terlupa olehku..
Selamat tinggal kasihku... tiada yang terindah selain saat-saat bersamamu..
Sampai jumpa kasihku... semoga kau bahagia dalam peluknya..
Sampai jumpa kekasih... sempai jumpa..





Ditengah kerisauan hati yang memuncak
~Zhiey aja~
hanya pria biasa

Jumat, 31 Agustus 2007

tentang cinta

Engkau bagai bunga yang selalu memberikan keharuman, yang memberi keindahan sebuah taman. Engkau seakan pelangi yang menghiasi langit yang memberi warna dan membuat hati berseri-seri.
Apa artinya cinta jika tanpa balasmu, apa artinya cinta jika hanya setengah hati, apa artinya cinta jika aku tak disisimu.
Aku ingin mencium membelai wajahmu, menyentuh hangat tubuhmu mengikat cinta kita dengan ikatan yang abadi dan takkan ada yang bisa memisahkan kita
Kita kan terus bersama slalu bersama berbagi cerita indah memadu kasih bersama lalui hari terindah berdua hanya. Hanya bersamamu aku bisa.
Kita kan ciptakan tempat terindah dalam hidup kita, kan kuuntai hari terindah bersama dan kujadikan kenangan termanis bersamamu.
Berjuta rasa dihatiku tlah kuukir dalam setiap jejak hidupku, tlah terpatri dalam setiap langkah kakiku. Berjuta kenangan indah bersamamu, tlah terukir indah dalam hatiku, semua indah tentangmu tlah menjadi mimpi indahku. Aku sayang padamu.
Bukan mentari jika tak menyinari, bukan bunga jika tak mewangi, dan bukan cinta jika tak sepenuh hati (ariyo wahab)
Mungkin jika cinta hanya milik Adam dan Hawa, kita tak akan pernah merasakan indahnya jatuh cinta.
Mutiara terindah yang pernah aku miliki itu adalah dirimu. Jangan pergi lagi tinggalkan aku, maafkan aku jika selalu salah yang kubuat, jika ku slalu menyakitimu.
Biar mentari tak bersinar hari ini, tapi bayang wajahmu selalu menemani, slalu menyinari jiwaku…
Aku masih menanti jawaban hatimu, jawaban atas cinta yang kutawarkan kepadamu. Bila cinta tak lagi bisa bersatu, kenanglah yang pernah terjadi bersamaku.
Bila cinta tak dapat menyatukan hati kita, mungkin memang takdir tak mengizinkan kita tuk bersama untuk selamanya. Jangan salahkan cinta, karena tak seharusnya cinta menghalangi kebersamaan kita.
Tak ada rindu di jiwa ini. hatiku hampa tanpa sebuah cinta. Sungguh kau tega lepaskan cinta yang dulu pernah ada. Kini kau pergi bersamanya, tinggalkan aku bersama sisa puing-puing cinta.
Entah apa yang membuat resah hatiku Berjuta rasa yang tak mampu kurasa, berjuta angan mulai terbayang. Tak sanggup aku berucap apa ini yang kau sebut cinta. Aku telah luruh dalam angan khayal tentang dirimu. Tak tersisa waktu kecuali hanya untuk fikirkan kamu.
Ketika cinta menggugah rasa begitu indah terasa mengukir hatiku menyentuh jiwaku menghapuskan semua lara gelisah. Datangalah padaku dekap disampingku kuingin hidupku selalu dalam pelukmu..karena engkau begitu indah..

khayalan

Ketika khayal menerawang jauh, ketika angan membumbung tinggi, ketika asa tak jua tercapai aku merasa ada sesuatu yang merasuk dalam aliran darahku, menembus jiwaku yang kosong. Aku tak tahu apa itu, tetapi aku merasa sesuatu itu sedikit banyak telah mempengaruhi hidupku, membuat hidupku semakin tak tahu arah, membuat apa yang ada di dunia ini terasa hampa. Tak ada lagi gairah untuk memaksimalkan segala potensi yang ada, tak mampu mengambil peluang yang terbuka, ragu untuk melangkah dan entah masih banyak lagi yang mungkin juga kau rasa.
Semua khayalan indah itu seakan sirna, semua mimpi yang dulu indah tercipta kini mungkin hanya sebuah ilusi semata, sebuah mimpi yang takkan pernah menjadi nyata. Meskipun semua khayal dan mimpi itu tak semuanya sirna, namun hati terlanjur enggan untuk merajut kembali mimpi yang tersisa. Yang ada hanyalah sebuah penyesalan panjang yang tak pernah berujung.
Dulu ketika semua itu mash terasa indah, tak ada kata menyerah untuk mendapatkannya. Kini setelah semua telah sirna, hanya puing-puing penyesalan yang ada, hanya olok-olokan pada diri sendiri yang tak pernah usai, hanya caci maki untuk diri sendiri yang terucap. Aku tak tahu apa seperti ini hidup ini.
Gelisah, gundah gulana, bermuram durja, mungkin hanya itu yang masih tersisa. Tak ada tempat di hati untuk sekedar mengingatkan untuk kembali melangkah lupakan semua yang telah berlalu, tak ada bisikan nurani untuk sekedar tegarkan hati, tak ada lagi hembusan angin yang mendorong langkah kaki, yang ada hanyalah jiwa yang masih belum dapat menerima, hati yang masih belum percaya akan semua ini.
Mungkin jiwa ini ingin berteriak, mungkin hati ini ingin memberontak, namun mulut seakan bisu tak mampu berucap, tangan pun tak mampu lagi menggenggam, semua berat kurasa.
Kini kan kutenangkan jiwaku, kuhela nafasku, mencoba menerima semua realita yang ada, kuharus bangkit dari kekosongan ini, kuharus tetap melangkah, ku harus lupakan kelamnya cerita yang lalu, tak ada guna semua itu disesali. Hariku adalah hari ini, mimpiku tercipta hanya untuk hari ini, yang lalu kubiarkan berlalu, esok pun masih misteri, kan kujadikan hari ini hari terindah dalam hidupku.
Kawan, mari kita bangkit, mari kita bangun dari tidur panjang ini, perjuangan hidup ini tak pernah usai, angkat kakimu langkahkan menuju hari terindahmu. Allah selalu bersamamu.
Ditengah kesunyian malam
~Zhiey ‘aidan’~
hanya manusia biasa